Sabtu, 08 Juni 2013

bahasa jepang


やさしい日本語
Yasashii Nihongo
Belajar Bahasa Jepang
Pengantar Dalam Mempelajari Bahasa Jepang
Bahasa Jepang menjadi bahasa ibu bagi warga Jepang, yang
saat ini populasinya mencapai sekitar 128 juta jiwa. Di samping itu,
diperkirakan terdapat sekitar 3 juta orang di seluruh dunia yang juga
tengah mempelajari bahasa Jepang.
Bahasa Jepang sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk
diucapkan, khususnya bagi orang Indonesia. Suku kata dalam bahasa
Jepang didasarkan pada kombinasi dari 5 vokal dan beberapa belas
konsonan, sehingga pelafalannya seharusnya relatif mudah.
Namun, perbendaharaan kata dan struktur kalimatnya cukup
berbeda dengan bahasa Indonesia, bahasa Inggris ataupun
bahasa-bahasa Eropa lainnya, sehingga mungkin saja Anda mengalami
kesulitan untuk terbiasa dengan bahasa Jepang pada saat Anda mulai
belajar bahasa ini.
Dalam sistem penulisannya, bahasa Jepang mengkombinasikan
3 jenis huruf, yakni Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji adalah
karakter China yang dikenal di Jepang pada abad ke-5 atau ke-6. Setiap
karakter dalam huruf kanji, melambangkan maksud tertentu.
Sedangkan Hiragana dan Katakana tergolong ke dalam phonogram,
atau jenis huruf yang melambangkan bunyi tertentu. Katakana
digunakan terutama untuk menuliskan kata-kata yang berasal dari
bahasa asing.
Meskipun sebenarnya Hiragana dan Katakana merupakan
turunan dari Kanji, kedua jenis huruf ini dikembangkan di Jepang. Baik
Hiragana maupun katakana masing-masing memiliki 46 karakter yang
melambangkan 46 suku kata. Sedangkan jumlah karakter Kanji yang
diperlukan untuk kehidupan sehari-hari saja dikatakan berjumlah
sekitar 2,000 huruf
―Pelajaran1 Ngg…, maaf...
Di Bandara Narita (1)
みか:あのう、すみません。
ANÔ, SUMIMASEN.
パスポートが落
ちましたよ。
PASUPÔTO - GA OCHIMASHITA - YO.
 レオ:えっ!
E!
ああ、どうもありがとうございま
す。
Â, DÔMO - ARIGATÔ - GOZAIMASU.
みか:どういたしまして。
DÔ - ITASHIMASHITE.
Mika: Ngg…, maaf...
Paspor Anda terjatuh!
Leo: Apa?
Oh, terima kasih banyak.
Mika: Sama-sama.☞EKSPRESI HARI INI #1 “ANÔ, SUMIMASEN.”
Ekspresi, “ANÔ, SUMIMASEN”, dipergunakan kepada orang yang tidak kita kenal. ANÔ
biasa dipergunakan ketika kita hendak menyapa seseorang. Kata kedua, SUMIMASEN,
mengandung arti “maaf atau permisi”.
■■
■■
みか:あのう、すみません。
ANÔ, SUMIMASEN.
パスポートが落
ちましたよ。
PASUPÔTO - GA OCHIMASHITA - YO.
レオ:えっ!
E!
Mika: Ngg…, maaf...
Paspor Anda terjatuh!
Leo: Apa?
☞EKSPRESI HARI INI #2 “DÔMO - ARIGATÔ - GOZAIMASU.”
“DÔMO - ARIGATÔ – GOZAIMASU” berarti “terima kasih banyak”. DÔ – ITASHIMASHITE
berarti “sama-sama” diucapkan sebagai balasan ARIGATÔ.



Pelajaran3 Senang berkenalan dengan Anda.
Di Bandara Narita (3)
レオ:あのう、ぼくはレオ…。あなたは?
ANÔ, BOKU - WA LEO…ANATA - WA?
みか: 私
わたし
はみか、岡田
おかだ
みかです。
WATASHI - WA MIKA,
OKADA MIKA - DESU.
どうぞよろしく。
DÔZO - YOROSHIKU.
レオ:こちらこそ、どうぞよろしく。
KOCHIRA - KOSO, DÔZO - YOROSHIKU.
Leo: Ngg…, Saya Leo… Dan nama
Anda?
Mika: Saya Mika, Okada Mika.
Senang berkenalan dengan
Anda.
Leo: Saya juga senang berkenalan
dengan Anda.
☞EKSPRESI HARI INI #3 “DÔZO - YOROSHIKU.”
“DÔZO - YOROSHIKU” diucapkan sebagai salam perkenalan yang tidak fomal. Ini setelah kita
menyabutkan nama kita.
Pelajaran4 Saya, baru pertama kali datang ke Jepang.
Di Bandara Narita (4)
みか: 私
わたし
は、これからリムジンバスに
乗の
るんだけど、あなたは?
WATASHI - WA, KOREKARA
RIMUJIN - BASU - NI
NORUN - DAKEDO, ANATA - WA?
レオ:どうしよう…。
DÔ - SHIYÔ...
ぼく、日本
にほん
は初
はじ
めてなんです。
BOKU, NIHON - WA
HAJIMETE - NAN - DESU.
みか:じゃあ、一緒
いっしょ
に来
る?
JÂ, ISSHO - NI KURU?
レオ:どうもありがとう。
DÔMO - ARIGATÔ.
Mika: Saya akan segara naik bis
bandara. Bagaimana dengan
Anda?
Leo: Bagaimana ya…
Saya baru pertama kali datang
ke Jepang.
Mika: Kalau begitu, apakah mau
bareng bersama saya?
Leo: Terima kasih.


☞EKSPRESI HARI INI #4 “NIHON - WA HAJIMETE - NAN - DESU.”
Ekspresi ini dipergunakan ketika kita ingin memberitahukan orang lain, bahwa ini untuk pertama
kalinya melakukan sesuatu.
Pelajaran5 Hebat!
Di dalam bis bandara (1)

みか:やっと、東京
とうきょう
ね…。
YATTO, TOKYÔ - NE…
レオ:すごい! 建物
たてもの
でいっぱいですね。
SUGOI! TATEMONO - DE
IPPAI - DESU - NE.
みか:本当
ほんとう
にそうね。
HONTÔ - NI SÔ - NE.
Mika: Akhirnya, Tokyo nih.
Leo: Hebat! Penuh dengan
gedung-gedung.
Mika: Betul juga ya.
☞EKSPRESI HARI INI #5 “SUGOI !”
“SUGOI !” biasanya dipakai untuk mengungkapkan perasaan kegembiraan atau ketika merasa
heran dan terkejut. Nuansanya positif, dan seringkali terdengar dalam percakapan sehari-hari.

Leo: Saya tinggal di alamat ini.
Pelajaran6 Tempat tinggalmu di mana?
Di dalam bis bandara (2)
レオ:あの、みかさん、お住
まいはどちらで
すか?
ANO, MIKA - SAN, O - SUMAI - WA
DOCHIRA - DESU - KA?
みか: 私
わたし
? わたしは、渋谷
しぶや
WATASHI? WATASHI - WA, SHIBUYA.
あなたは?
ANATA - WA?
レオ:ぼくは、この住所
じゅうしょ
のところです。
BOKU - WA, KONO - JÛSHO - NO
TOKORO - DESU.
Leo: Eh Mika, tempat tinggalmu di
mana ya?
Mika: Saya? Saya tinggal di Shibuya.
Bagaimana dengan kamu?




☞EKSPRESI HARI INI #6 “O-SUMAI - WA DOCHIRA - DESUKA?”
“O-SUMAI - WA DOCHIRA - DESUKA” merupakan kalimat yang sangat santun ketika
menanyakan alamat tempat tinggal lawan bicara kita. Yaitu dengan menambahkan partikel O- di
depan kata SUMAI, yang artinya “tempat tinggal”.
DOCHIRA - DESU - KA secara harfiah artinya “di mana ya?”
Pelajaran7 Dapatkah memberitahukan alamatmu?
Harap bisa bertemu lagi (1)
みか:ここで、お別
わか
れね。
KOKO - DE, O - WAKARE - NE.
レオ:みかさん、連絡先
れんらくさき
を教
おし
えてくれません
か?
MIKA - SAN, RENRAKUSAKI - O
OSHIETE - KUREMASEN - KA?
みか:いいわよ。
Î - WA - YO.
Mika: Kita berpisah di sini, ya.
Leo: Mika, dapatkah
memberitahukan alamatmu?
 Mika: Tentu saja.

☞EKSPRESI HARI INI #7 “RENRAKUSAKI - O OSHIETE - KUREMASEN - KA?”
- O OSHIETE - KUREMASEN - KA? adalah sebuah kalimat yang sopan ketika kita
menanyakan sesuatu kepada orang lain.
Jadi tinggal tambahkan apa yang ingin Anda tanyakan di depan O.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar